Penarikan Benda Alam Gaib Pusaka Cundrik Nogo Welang

Penarikan Benda Alam Gaib

proses penarikan benda alam gaib cundrik kyai noga welangSetiap orang yang mempunyai kelebihan dalam ilmu penerangan dan ilmu kebatinan mampu berkomunikasi dengan mahluk gaib, dimanapun dia berada pasti dapat melihat semua aktifitas dari mahluk gaib tersebut. Berbeda dengan orang bisa, apabila berada di tempat yang angker, mereka tidak dapat melihat mahluk gaib yang berada disekitarnya, namun hanya dapat merasakan energinya melalui indra perabanya yaitu rasa merinding yang menjadikan bulu berdiri dan seperti tertiup angin.
Tepat pada hari Kamis Wage menjelang shalat magrib, Mbah Lan yang baru duduk santai menunggu shalat Magrib, beliau didatangi seorang kakek berjubah hitam. Saat ditanya dari mana asalnya kakek tersebut mengatakan tinggal di pohon beringin sungsang pinggir kali yang tidak jauh dari kediaman Mbah Lan.
Tujuan kakek tua berjubah hitam tersebut datang menemui Mbah Lan bermaksud mengundang beliau, untuk datang ke tempat pohon beringin sungsang tepat pada malam Jum’ah Kliwon. Mbah Lan bermaksud meminta penjelasan untuk apa beliau datang kesana, namun kakek tua tersebut tersenyum dan mengatakan sepatah kata “Tolong datang saja” lalu pergi lagi.
Esok harinya yang memang tepat pada malam Jum’ah Kliwon, pada pukul 11 malam Mbah Lan datang kepohon beringin sungsang tersebut. Beberapa saat kemudian kakek berjubah hitam itu keluar, dan memberikan pusaka Cundrik Kyai Nogo Welang sama beliau untuk dirawat. Setelah pusaka tersebut diterima Mbah Lan, beliau langsung pergi pulang ke kediamanya.

belajar menarik benda alam gaib, ilmu instan menarik benda alam gaibPohon beringin sungsang dipinggir kali tersebut berumur ratusan tahun, berada di Desa Pohgading gembong Pati. Memang banyak para sesepuh desa tersebut mengatakan di pohon beringin sungsang tersebut terdapat benda pusaka sakti, beberapa warga waktu tengah malam melintasi pohon beringin sungsang tersebut sekilas pernah melihat benda yang bersinar kebiruan, namun tidak lama tersebut hilang.
Adapun benda pusaka yang dimaksud para sesepuh Desa Pohgading, dan yang sering dilihat warga tersebut adalah pusaka Cundrik Kyai Nogo Welang, yang sekarang ini disimpan oleh Mbah Lan. Beliau berharap setelah pusaka tersebut disimpan, tidak ada warga yang ketakutan lagi saat melintasi pohon beringin sungsang pada waktu tengah malam.